Pada tanggal 20 Juli 2018, Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang melaksanakan workshop pengembangan kurikulum berbasis KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia).

Dr. M. Amin Hariyadi, M.T selaku ketua panitia menyampaikan bahwa tujuan workshop ini adalah untuk menyelaraskan kurikulum prodi dengan perkembangan terkini bidang LIS (library and information science) dan juga kebutuhan riil di industri informasi. Narasumber yang diundang untuk memberikan review kurikulum adalah Dr. Heriyanto, MIM, dosen Universitas Diponegoro yang baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Queensland University of Technology, Australia.

Acara yang juga dihadiri oleh beberapa stakeholders dan dosen dari IAIN Tulungagung ini berlangsung lancar.

Dr. Sri Harini, M.Si dan Dr. Anton Prasetyo, M.Si selaku dekan dan wakil dekan bidang akademik Fakultas Saintek melihat animo positif para calon mahasiswa sebagai sebuah kesempatan sekaligus tantangan untuk para pengajar di prodi ini. “Kita harus memberikan yang terbaik untuk para calon mahasiswa dan orangtua mereka. Workshop kurikulum ini merupakan ikhtiar kita untuk memastikan kurikulum prodi sejalan dengan perkembangan bidang perpustakaan dan sains informasi dan tentu saja kaidah universitas”, ujar Dr. Sri Harini.

Beberapa saran dan masukan Dr. Heriyanto sangat membantu untuk perbaikan ke depan. Beliau juga melihat bahwa tempat bernaung Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi, yaitu Fakultas Saintek, memberikan keuntungan tersendiri. “Tempat bernaungnya prodi tentu sangat mempengaruhi warna kurikulumnya. Dengan berada di bawah Fakultas Saintek, prodi ini berkesempatan untuk menggali lebih dalam irisan Ilmu Perpustakaan dan Informasi dengan bidang teknologi informasi”, jelasnya.

Selain itu, kehadiran beberapa stakeholders juga turut membantu memberikan insight yang sangat berarti untuk perbaikan kurikulum yang ditawarkan. Para pengajar prodi yang terlibat dalam penyusunan kurikulum, yaitu Faizuddin Harliansyah, MIM; Mufid, M.Hum; Ari Zuntriana, MA; dan Nita Siti Mudawamah, MIP melihat hasil review yang diberikan cukup positif.

Pada saat presentasi desain kurikulum, Mufid, M.Hum menjelaskan bahwa kurikulum yang dikembangkan berdasarkan KKNI telah seirama dengan perubahan kurikulum LIS dan kebutuhan kerja saat ini sebagaimana yang dipaparkan oleh narasumber. “Workshop pengembangan kurikulum ini merupakan langkah awal untuk mematangkan kurikulum yang kami miliki saat ini”, imbuhnya.

Para pengajar Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi mengaku optimis akan mampu memberikan yang terbaik untuk para calon lulusannya. (AZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *