Malang – Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Rapat Persiapan Penyusunan Kurikulum Baru pada Rabu, 22 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan secara hibrid ini diikuti oleh seluruh dosen Program Studi, baik yang hadir secara langsung maupun melalui platform konferensi daring.
Rapat ini merupakan langkah awal dalam proses penyusunan dan pengembangan kurikulum yang disesuaikan dengan dinamika perkembangan ilmu perpustakaan dan sains informasi, kebutuhan dunia kerja, serta kebijakan pendidikan tinggi yang terus berkembang. Melalui kegiatan ini, Program Studi berkomitmen untuk menghadirkan kurikulum yang adaptif, relevan, dan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai dengan tuntutan era digital.
Dalam rapat tersebut, para dosen mendiskusikan berbagai aspek strategis yang akan menjadi dasar penyusunan kurikulum baru, mulai dari evaluasi implementasi kurikulum yang sedang berjalan, identifikasi kebutuhan kompetensi lulusan, penguatan capaian pembelajaran lulusan (CPL), hingga penyesuaian struktur mata kuliah agar selaras dengan perkembangan teknologi informasi, transformasi digital, dan kebutuhan pemangku kepentingan.
Selain itu, rapat juga membahas rencana tahapan penyusunan kurikulum, pembentukan tim kerja, jadwal kegiatan, serta mekanisme pelibatan berbagai pihak, termasuk alumni, pengguna lulusan, asosiasi profesi, dan mitra industri. Keterlibatan para pemangku kepentingan diharapkan dapat memberikan masukan yang komprehensif sehingga kurikulum yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan keilmuan.
Pelaksanaan rapat secara hibrid memberikan kesempatan kepada seluruh dosen untuk berpartisipasi aktif tanpa terkendala lokasi. Berbagai gagasan dan masukan disampaikan dalam suasana diskusi yang konstruktif sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan di Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi.
Melalui rapat persiapan ini, Program Studi berharap proses penyusunan kurikulum baru dapat berjalan secara sistematis, kolaboratif, dan menghasilkan kurikulum yang inovatif, berorientasi pada Outcome-Based Education (OBE), serta mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi, kebutuhan masyarakat, dan transformasi profesi di bidang perpustakaan dan sains informasi.





