MIU Login

Mahasiswa Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi Ahmad Fahri Abdul Wahab Terpilih dalam 10 Karya KTT Hukum Rakyat 2026

Kabar membanggakan datang dari mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi (PSI), Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Ahmad Fahri Abdul Wahab berhasil masuk dalam daftar 10 karya terpilih yang akan dipamerkan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Hukum Rakyat 2026.

Karya Fahri berjudul “Menjaga Sanggar Pamujan: Merawat Demokrasi Kebudayaan dari Akar Tradisi.” Karya tersebut mengangkat kehidupan budaya masyarakat Desa Poncokusumo, khususnya keberadaan Sanggar Pamujan sebagai ruang ritual dan ruang sakral bagi masyarakat Tengger.

Melalui karyanya, Fahri merekam bagaimana masyarakat menjaga tradisi dan ruang kebudayaan secara partisipatif. Sanggar Pamujan menjadi salah satu ruang penting bagi warga dalam mempertahankan praktik budaya yang diwariskan antargenerasi.

Dalam narasi karyanya, Fahri menggambarkan aktivitas masyarakat yang berkumpul dan menjalankan ritual bersama. Tradisi tersebut tidak hanya dipandang sebagai kegiatan budaya, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial masyarakat yang memperlihatkan bagaimana warga merawat identitas, tradisi, dan ruang hidupnya.

Menariknya, karya tersebut menempatkan kebudayaan lokal dalam perspektif yang lebih luas. Tradisi masyarakat tidak hanya menjadi objek dokumentasi, tetapi juga memperlihatkan bagaimana masyarakat memiliki cara sendiri dalam menjaga nilai, ruang, dan hak kebudayaan mereka.

Karya Fahri terpilih bersama sembilan karya lainnya yang akan dipamerkan dalam KTT Hukum Rakyat 2026. Dalam daftar tersebut, karya-karya peserta mengangkat beragam isu masyarakat, mulai dari kehidupan keluarga, tradisi keagamaan, lingkungan, kehidupan petani, hingga keberagaman masyarakat adat.

Bagi mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi, keterlibatan Fahri dalam forum tersebut juga memperlihatkan bahwa kompetensi mahasiswa PSI dapat berkembang melampaui pengelolaan koleksi dan layanan informasi. Dokumentasi, penggalian informasi, penyajian pengetahuan, serta kemampuan menceritakan kembali kehidupan masyarakat merupakan bagian penting dari kerja informasi.

Karya “Menjaga Sanggar Pamujan” sekaligus menunjukkan bagaimana mahasiswa dapat menggunakan kemampuan literasi dan informasi untuk mengangkat pengetahuan lokal agar dapat dikenali oleh khalayak yang lebih luas.

Prestasi tersebut menjadi kabar positif bagi Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Selain menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, kegiatan semacam ini juga memperlihatkan bahwa dunia perpustakaan dan sains informasi memiliki hubungan erat dengan upaya mendokumentasikan, mengelola, dan menyebarluaskan pengetahuan masyarakat.

Dari tradisi yang hidup di tengah masyarakat, Fahri mengubahnya menjadi sebuah karya yang dapat dibaca, dipelajari, dan diperbincangkan lebih luas.

Berita Terkait