{"id":5279,"date":"2026-08-28T15:34:06","date_gmt":"2026-08-28T08:34:06","guid":{"rendered":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/?p=5279"},"modified":"2026-08-28T15:34:06","modified_gmt":"2026-08-28T08:34:06","slug":"forsiasa-bahas-katalogisasi-dan-preservasi-manuskrip-islam-nusantara-sebagai-warisan-peradaban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/forsiasa-bahas-katalogisasi-dan-preservasi-manuskrip-islam-nusantara-sebagai-warisan-peradaban\/","title":{"rendered":"FORSiASA Bahas Katalogisasi dan Preservasi Manuskrip Islam Nusantara sebagai Warisan Peradaban"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Fakultas Sains dan Teknologi (FST)<\/strong>&nbsp;menyelenggarakan kegiatan&nbsp;<strong>FORSiASA (Forum Silaturahmi Akademisi Saintek)<\/strong>&nbsp;pada Jumat, 28 Agustus 2026. Bertempat di Auditorium Utara FST, kegiatan yang berlangsung pukul 13.00\u201314.30 WIB ini mengangkat tema&nbsp;<strong>\u201cKatalogisasi dan Preservasi Manuskrip Islam Nusantara: Antara Amanah, Ilmu dan Warisan Peradaban.\u201d<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kegiatan FORSiASA menjadi ruang akademik sekaligus wadah silaturahmi bagi civitas akademika untuk bertukar wawasan dan memperluas perspektif mengenai keberadaan manuskrip Islam Nusantara. Pembahasan diarahkan pada pentingnya katalogisasi dan preservasi sebagai bagian dari upaya menjaga warisan intelektual dan peradaban yang memiliki nilai historis, keilmuan, serta kebudayaan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan oleh&nbsp;<strong>Achmad Nizam Rifqi, M.A.<\/strong>&nbsp;dan&nbsp;<strong>Evi Nurus Suroiyah, M.Pd.<\/strong>&nbsp;Diskusi dipandu oleh&nbsp;<strong>Ganis Chandra Puspitadewi, M.A.<\/strong>&nbsp;selaku moderator yang ketiganya adalah dosen Prodi Perpustakaan dan Sains Informasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui kegiatan ini, peserta diajak untuk memahami bahwa manuskrip Islam Nusantara tidak hanya merupakan peninggalan masa lalu, tetapi juga sumber pengetahuan yang penting bagi pengembangan kajian akademik. Katalogisasi menjadi langkah penting dalam mendokumentasikan dan mengidentifikasi manuskrip, sementara preservasi diperlukan untuk memastikan warisan tersebut tetap dapat diakses dan dipelajari oleh generasi mendatang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">FORSiASA diharapkan dapat terus menjadi ruang yang mempererat hubungan antarcivitas akademika sekaligus mendorong tumbuhnya kepedulian terhadap pelestarian khazanah keilmuan dan budaya Nusantara. Melalui forum semacam ini, nilai-nilai akademik, amanah keilmuan, dan penghargaan terhadap warisan peradaban dapat terus dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Fakultas Sains dan Teknologi (FST)&nbsp;menyelenggarakan kegiatan&nbsp;FORSiASA (Forum Silaturahmi Akademisi Saintek)&nbsp;pada Jumat, 28 Agustus 2026. Bertempat di Auditorium Utara FST, kegiatan yang berlangsung pukul 13.00\u201314.30 WIB ini mengangkat tema&nbsp;\u201cKatalogisasi dan Preservasi Manuskrip Islam Nusantara: Antara Amanah, Ilmu dan Warisan Peradaban.\u201d Kegiatan FORSiASA menjadi ruang akademik sekaligus wadah silaturahmi bagi civitas akademika untuk bertukar wawasan dan memperluas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5280,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13,38,14],"tags":[44,43],"class_list":["post-5279","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-headline","category-informasi-prodi","tag-diskusi","tag-kegiatan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5279","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5279"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5279\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":5281,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5279\/revisions\/5281"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media\/5280"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5279"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5279"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5279"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}