Dalam rangka memperingati Hari Kartini, SD Islam Sabilillah Malang 2 menggelar Kelas Inspirasi bertajuk “Kartini Menginspirasi, Anak Bangsa Berprestasi” pada Selasa, 21 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kampus 3 Sekolah Islam Sabilillah Malang ini menghadirkan Ganis Chandra Puspitadewi, S.IP., M.A., dosen Fakultas Sains dan Teknologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, sebagai salah satu narasumber.
Melalui kegiatan ini, siswa diajak mengenal dunia literasi dengan cara yang menyenangkan dan dekat dengan keseharian mereka. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya gemar membaca buku, memahami perpustakaan sebagai gudang ilmu, serta mengenal pustakawan bukan hanya sebagai penjaga buku, tetapi juga sebagai pendamping literasi yang membantu menumbuhkan minat baca dan kreativitas anak.
Suasana kelas berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Anak-anak tampak aktif merespons setiap pertanyaan dan mengikuti berbagai aktivitas literasi yang disiapkan. Mereka tidak hanya mendengarkan cerita, tetapi menyajikan cerita dengan ekspresif, serta mengenal proses kreatif dalam menghasilkan buku.
Dalam penyampaiannya, narasumber juga memperkenalkan sebagai seorang dosen di bidang ilmu perpustakaan yang memanfaatkan teknologi dalam literasi, termasuk pembuatan buku dalam bentuk Augmented Reality (AR). Melalui pengenalan ini, siswa mendapat gambaran bahwa buku dapat hadir dalam bentuk yang lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan perkembangan zaman. Siswa diajak untuk membaca buku dengan tambahan grafis AR yang menarik sehingga kelas semakin menyenangkan.
Kegiatan literasi ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa karena tidak hanya menghibur, tetapi juga membuka wawasan baru tentang dunia perpustakaan dan profesi pustakawan. Anak-anak tampak sangat interaktif sepanjang kegiatan, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi, serta semangat belajar yang luar biasa.
Melalui Kelas Inspirasi ini, semangat Kartini dihidupkan kembali dalam bentuk nyata, yakni mendorong anak-anak untuk terus belajar, mencintai buku, dan berani bermimpi menjadi generasi yang cerdas, kreatif, serta berprestasi. Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa literasi dapat menjadi pintu awal lahirnya generasi penerus bangsa yang unggul.
-gcp-





