{"id":4382,"date":"2026-05-13T11:09:25","date_gmt":"2026-05-13T04:09:25","guid":{"rendered":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/?p=4382"},"modified":"2026-05-20T11:15:09","modified_gmt":"2026-05-20T04:15:09","slug":"budaya-membaca-di-kalangan-generasi-z","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/budaya-membaca-di-kalangan-generasi-z\/","title":{"rendered":"Budaya Membaca di Kalangan Generasi Z"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\">Perkembangan teknologi dan media sosial telah membawa perubahan besar terhadap pola konsumsi informasi di kalangan generasi muda, khususnya Generasi Z. Kemudahan mengakses informasi melalui berbagai platform digital membuat generasi ini tumbuh dalam lingkungan yang serba cepat dan instan. Di tengah kondisi tersebut, budaya membaca menjadi tantangan sekaligus peluang dalam membangun kebiasaan belajar yang berkelanjutan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Generasi Z dikenal sebagai generasi yang dekat dengan teknologi dan terbiasa memperoleh informasi dalam bentuk visual maupun audio-visual. Hal ini membuat minat membaca dalam bentuk konvensional cenderung mengalami perubahan. Namun, perkembangan tersebut tidak selalu berdampak negatif. Kehadiran buku digital, platform literasi online, hingga komunitas membaca di media sosial justru membuka ruang baru bagi generasi muda untuk tetap terhubung dengan aktivitas literasi dalam bentuk yang lebih adaptif dan menarik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam konteks literasi informasi, budaya membaca tidak hanya berkaitan dengan jumlah bacaan yang dikonsumsi, tetapi juga kemampuan memahami, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi secara kritis. Di tengah arus informasi yang sangat cepat, kemampuan membaca secara mendalam menjadi penting agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru atau tidak terverifikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Melalui peran pendidikan dan perpustakaan, penguatan budaya membaca di kalangan Generasi Z dapat terus dikembangkan melalui pendekatan yang lebih relevan dengan perkembangan zaman. Pemanfaatan teknologi, penyediaan akses bacaan digital, serta kegiatan literasi yang interaktif menjadi langkah penting dalam menumbuhkan minat baca generasi muda. Dengan demikian, budaya membaca tetap memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang kritis, kreatif, dan berpengetahuan. Di era digital, membaca bukan hanyamenjadi kebiasaan, tetapi juga keterampilan penting untuk memahami dunia yang terus berkembang dengan cepat.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Perkembangan teknologi dan media sosial telah membawa perubahan besar terhadap pola konsumsi informasi di kalangan generasi muda, khususnya Generasi Z. Kemudahan mengakses informasi melalui berbagai platform digital membuat generasi ini tumbuh dalam lingkungan yang serba cepat dan instan. Di tengah kondisi tersebut, budaya membaca menjadi tantangan sekaligus peluang dalam membangun kebiasaan belajar yang berkelanjutan. Generasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4319,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14,1],"tags":[],"class_list":["post-4382","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-informasi-prodi","category-lain-lain"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4382","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4382"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4382\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4383,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4382\/revisions\/4383"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4319"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4382"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4382"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/lis.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4382"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}