MIU Login

GLOBALIZING HIGHER EDUCATION MOBILITY, ACADEMIC EXCHANGE AND FUTURE COLLABORATION – Guest Lecture Session UiTM Malaysia & UIN Malang Indonesia

GLOBALIZING HIGHER EDUCATION

Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang kembali menghadirkan ruang inspiratif bagi mahasiswa melalui kegiatan Kuliah Tamu yang berlangsung di Aula Utara lantai 4 Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Senin (8/6/2026). Materi pertama disampaikan oleh Prof. Ts. Dr. Norhayati Hosain mengenai pentingnya internasionalisasi pendidikan tinggi di era globalisasi. Dalam kesempatan tersebut dibahas kerja sama antara Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia dan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang.

Prof. Ts. Dr. Norhayati Hosain menjelaskan bahwa dunia pendidikan tinggi saat ini mengalami perubahan yang sangat cepat. Perguruan tinggi tidak lagi hanya berfokus pada kegiatan belajar mengajar di dalam kampus, tetapi juga dituntut untuk menjadi pusat pengetahuan global, inovasi, serta kolaborasi penelitian yang melibatkan berbagai negara. Oleh karena itu, internasionalisasi menjadi salah satu strategi penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan daya saing institusi.

Dalam materi juga dijelaskan mengenai konsep mobilitas akademik yang terdiri atas inbound mobility dan outbound mobility. Inbound mobility merupakan program yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa, dosen, dan peneliti dari luar negeri untuk belajar atau melakukan penelitian di suatu perguruan tinggi. Sementara itu, outbound mobility memberikan kesempatan kepada civitas akademika untuk memperoleh pengalaman akademik di luar negeri. Melalui program tersebut, mahasiswa dapat meningkatkan kemampuan komunikasi antarbudaya, kepemimpinan, adaptasi, serta memperluas wawasan global. Bagi dosen dan peneliti, program ini membuka peluang untuk melakukan pengajaran dan penelitian bersama dengan mitra internasional.

Selanjutnya, pemateri memaparkan rencana kerja sama antara Universiti Teknologi MARA dan Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang yang mencakup berbagai kegiatan akademik, seperti pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian kolaboratif, publikasi bersama, pengembangan kurikulum, serta penyelenggaraan konferensi dan seminar internasional. Kerja sama ini diharapkan dapat memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Malaysia.

Untuk mendukung pelaksanaan program tersebut, pemateri menjelaskan adanya tiga orbit kerja sama. Orbit inti berfokus pada mobilitas mahasiswa, staf, dan dosen tamu. Orbit tengah mencakup penelitian bersama, publikasi, inovasi, proyek digital, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, orbit luar yang diarahkan pada peningkatan reputasi institusi, keunggulan akademik, serta perluasan jaringan kerja sama regional maupun global. Selain itu, pemateri juga menekankan pentingnya mempersiapkan pendidikan tinggi menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan global. Beberapa aspek yang menjadi perhatian dalam kerja sama ini adalah transformasi digital, pemanfaatan Artificial Intelligence, dan pengembangan pendidikan masa depan. Melalui kuliah tamu ini memberikan pemahaman bahwa kolaborasi lintas negara merupakan langkah penting dalam menciptakan pendidikan tinggi yang berkualitas, berdaya saing global, serta mampu menjawab tantangan di masa depan kelak.

Berita Terkait