MIU Login

Launching Book and LibArt Magazine Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi

Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi menggelar kegiatan Launching Book And LibArt Magazine di Ruangan Literasi Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang pada Kamis/7 Mei 2026 pukul 13.00 – Selesai WIB, yang dihadiri oleh Wakil Dekan III, Kepala Perpustakaan UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi serta mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi. Kegiatan ini menjadi langkah awal mahasiswa dalam menunjukkan kontribusi nyata terhadap perkembangan literasi di era digital.

Dalam sambutannya, Ibu Dr. Akyunul Jannah, S.Si, M.P. selaku Wakil Dekan III. Beliau menyoroti bahwa minat literasi saat ini mulai mengalami penurunan seiring perkembangan teknologi informasi. Karena itu, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi literasi yang relevan seiring perkembangan zaman.

Selanjutnya sambutan oleh Bapak Mufid, S.Ag., S.S., M.Hum selaku Kepala Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang juga menyampaikan apresiasi terhadap karya mahasiswa berupa majalah bertema arsitektur perpustakaan yang menggabungkan keilmuan perpustakaan dan arsitektur. Menurutnya, perkembangan literasi saat ini bergerak sangat cepat sehingga dibutuhkan strategi pembelajaran yang tepat agar mahasiswa mampu mengikuti perubahan tersebut.

Pada kegiatan tersebut, diluncurkan dua karya utama, yaitu buku Dibalik Layar Digital dan majalah Green Library. Buku tersebut merupakan hasil tugas mata kuliah Teknik Penulisan yang kemudian diseleksi 18 karya opini terbaik. Tema yang diangkat beragam, mulai dari cyber bullying, oversharing, dampak media sosial, mental illness sebagai representasi suara Gen Z dari Mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi.

Salah satu perwakilan mahasiswa yang menjadi penilisan buku tersebut mengaku proses penulisan buku tidak mudah karena harus melalui revisi berkali-kali agar bahasa yang digunakan mudah dipahami pembaca, karena bagi mereka buku tersebut merupakan kali pertama menjadi terbitan mereka. Mahasiswi tersebut menegaskan bahwa proses berpikir dan revisi tetap menjadi bagian penting dalam menghasilkan karya yang baik.

Sementara itu, majalah Green Library merupakan hasil proyek mata kuliah Desain Ruang Perpustakaan yang dibimbing oleh 2 dosen, 1 dari Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi yaitu Ibu Annisa Fajriyah, M.A. dan 1 dari Program Studi Arsitektur yaitu Ibu Fiska. Sebelum UTS, mahasiswa dibimbing oleh Ibu Annisa Fajriyah, M.A. mengenai pemahaman ruang, unsur-unsur ruang, serta kebutuhan ruang perpustakaan. Setelah UTS, pembelajaran dilanjutkan oleh Bu Fiska terkait behavior setting atau setting perilaku, dll. Mahasiswa kemudian melakukan observasi langsung ke beberapa perpustakaan untuk memahami tata ruang, behavior setting, hingga merancang ulang desain perpustakaan.

Konsep majalah green library yang diangkat menekankan efisiensi sumber daya manusia dan lingkungan, seperti penggunaan energi surya, pemanfaatan air hujan, serta penataan ruang yang ergonomis bagi pustakawan dan pemustaka.

Dalam sesi tanya jawab, mahasiswa membagikan berbagai tantangan selama proses penyusunan buku dan majalah. Mereka mengaku masih berstatus mahasiswa baru dan baru mempelajari Teknik Penulisan pada semester dua, sehingga proses menulis menjadi pengalaman yang tidak mudah. Namun, mahasiswa merasa terbantu karena dosen membimbing dari awal hingga melalui proses revisi yang panjang selama kurang lebih satu tahun.

Selanjutnya pertanyaan yang mengaitkan tentang penggunaan AI dalam kepenulisan. Terkait penggunaan AI, mahasiswa menilai teknologi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam menulis, tetapi tidak boleh digunakan dengan cara menyalin secara langsung tanpa proses berpikir dan revisi. Menurut mereka, proses panjang, rasa jenuh saat revisi, hingga akhirnya berhasil menerbitkan buku menjadi pemanis di perjalanan mereka. Serta Mahasiswa juga menilai buku cetak masih relevan di tengah perkembangan buku digital. Mereka berpendapat bahwa pengalaman membaca buku fisik berbeda dengan membaca melalui layar digital yang lebih cepat menimbulkan kejenuhan.

Pada kesempatan yang sama, dijelaskan pula bahwa indikator keberhasilan konsep green library dapat dilihat dari efisiensi penggunaan sumber daya manusia dan lingkungan. Contohnya seperti penggunaan energi surya, pemanfaatan air hujan, penataan ruang berdasarkan behavior setting, hingga pengaturan fasilitas perpustakaan yang ergonomis dan nyaman bagi pustakawan maupun pemustaka. Selain itu, majalah Green Library dinilai masih memiliki peluang besar karena pembahasannya tidak hanya terkait desain perpustakaan, tetapi juga konsep perpustakaan ramah lingkungan yang belum banyak diangkat.

Kegiatan launching ditutup dengan penyerahan simbolis buku dan majalah oleh Kepala Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi yaitu Ibu Nita Siti Mudawamah M.IP. kepada Wakil Dekan III dan Kepala Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang sebagai bentuk apresiasi terhadap karya mahasiswa Perpustakaan dan Sains Informasi.

Berita Terkait